Tentang Madu Langka

Tentang Madu Langka Suhada-Badariah

Pada mulanya, usaha madu langka Suhada – Badariah dilakukan di Bandung pada tahun 1990an tepatnya di sekitar daerah Depati Ukur. Pada mulanya usaha ini belum menampakkan hasil, karena sudah banyaknya usaha penjualan madu yang dilakukan oleh perusahaan maupun perorangan terutama dari madu ternakan.
Namun karena kegigihan dan keyakinan pada kualitas dan khasiat yang khas dari madu hutan ini, maka usaha ini sedikit demi sedikit mulai diterima masyarakat dan sedikit demi sedikit merek dari madu langka Suhada – Badariah ini mulai dikenal, baik dari kalangan pegawai, wiraswasta, mahasiswa, dan dosen.

Seiring dengan waktu, sebagai usaha yang ingin maju dan berkembang maka usaha madu langka Suhada – Badariah ingin mencoba tantangan baru yaitu membuka usaha di Jakarta. Maka pada tahun 2000an dimulailah pengalihan usaha ke Jakarta.

Pada mulanya strategi pemasaran dilakukan terhadap rekan-rekan kerja di instansi Pemerintah dan para guru sekolah. Sepertihalnya produk baru, penerimaan masyarakat terhadap produk madu langka Suhada – Badariah belum sepenuhnya positif. Sebagai contoh pada produk Madu Pahit Pelawan, pada mulanya masyarakat Jakarta tidak mengenal adanya madu yang rasanya pahit (karena umumnya madu adalah manis) dan aromanya yang sangat keras dari bunga kayu Pelawan (maklum di Jakarta jarang ada yang tahu pohon Pelawan dan kegunaan khusus dari kayu Pelawan, sekedar informasi bahwa kayu Pelawan banyak digunakan sebagai kayu bakar dan buih yang keluar dari kayu tersebut banyak dimanfaatkan sebagai obat jerawat yang ampuh).

Untuk menjelaskan kepada masyarakat tersebut, maka Suhada dan Badariah memberikan pengertian dan pengetesan terhadap madu yang langka tersebut kepada masyarakat. Pengetesan yang dilakukan yaitu dengan memberikan kesempatan pada konsumen untuk mengkonsumsi madu langka tersebut secara rutin tiap hari (berdasarkan prosedur minum) dan jika tidak memberikan efek yang optimal bagi tubuh atau penyembuhan penyakit, maka konsumen dipersilahkan komplain terhadap uang mereka sewaktu membeli produk tersebut. Dan hasilnya semua konsumen yang telah mengkonsumsi madu ini secara teratur, memberikan penilaian yang memuaskan terhadap produk madu yang langka ini (produk Madu Pahit Pelawan).

Strategi lain yang dilakukan oleh Sudaha dan Badariah dalam merintis usaha madu liar ini adalah dengan memberikan konsultasi kesehatan mengenai pengobatan penyakit dengan madu. Hal ini disebabkan tiap-tiap madu memiliki ciri khas komposisi dan khasiat yang berbeda-beda. Seperti madu untuk ibu hamil, sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi madu pahit Pelawan karena madu pahit Pelawan sangat dianjurkan untuk konsumen yang suka kerja, sport, dan sedang diet. Karena khasiatnya yang menjaga stamina tubuh (lihat produk dan penjelasannya).

Sekarang usaha madu langka Suhada – Badariah sudah secara perlahan-lahan mulai dikenal di Jakarta, karena usaha ini sangat sering mengikuti pameran-pameran yang diselenggarakan di Jakarta. Dan pernah diwawancarai di RCTI dan TVRI untuk menjelaskan keunikan dari madu hutan yang dijual. Bahkan pernah ikut pameran di Singapura pada Asia Pasific Food Expo 26 – 28 Februari 2010 sebagai salah satu produk makanan/ minuman yang unik dari Indonesia.

Madu merupakan cairan yang keluar dari perut lebah yang mengandung sari pati makanan, dimana saripati makanan tersebut berasal dari bunga.Dalam Al Quran telah disebutkan tentang perihal lebah dan madu, diantaranya :Allah SWT telah berfirman :“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada Lebah : Buatlah sarang-sarang di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia” (QS An-Nahl [16] : 68).“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).

Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan” (QS An-Nahl [16] : 69).Dengan demikian, salah satu manfaat yang dirasakan dari madu adalah sebagai obat, baik sebagai obat untuk penyembuhan maupun sebagai suplemen penjaga stamina tubuh.

Dilihat dari asal usulnya, madu dapat dikategorikan menjadi 2 yaitu madu hutan liar dan madu ternak.

Madu Hutan Liar adalah merupakan cairan madu yang di peroleh pemburu madu di hutan belantara secara langsung pada gerombolan Lebah liar. Madu hutan liar merupakan madu bersifat Alamiah, dalam arti terbebas dari pengaruh pupuk, pestisida dan polusi. Madu ini sangat aman untuk di konsumsi sebagai supelemen dengan kandungan Multi mineral, multi vitamin berfaedah menjaga kesehatan dan teraphi paling mendasar berbagai macam jenis penyakit. Madu hutan ini sangat banyak jenis aromanya, beraneka ragam warnanya, beraneka macam rasanya. Madu langka Suhada- Badariah termasuk kedalam jenis madu ini yaitu madu yang berasal dari hutan liar, dimana madu-madu ini sangat langka keberadaannya. Baik dari segi rasa, aroma, maupun bentuknya. Sebagai contoh Madu Pahit Pelawan yang memiliki rasa pahit dan aroma kuat pohon Pelawan, atau Madu Rempodong yang berasal dari Bunga Rempodong.

Madu Ternakan adalah merupakan cairan madu yang di peroleh melalui sistem cara beternak Lebah diareal pertanian atau taman yang musim sedang berbunga dengan metoda angon.Namun demikian, walaupun kedua jenis madu tersebut berasal dari lebah namun bagi seorang pecinta madu hal tersebut dapat berbeda dari segi rasa, aroma, bentuk, dan warnanya. Namun untuk sekedar informasi, salah satu perbedaan yang nyata antara madu hutan liar dengan madu ternakan adalah dari segi rasa, bentuk, warna, dan aroma.Dari segi rasa, madu hutan mempunyai beragam rasa seperti manis, asam, dan pahit.Dari segi bentuk dan warna, madu hutan mempunyai warna yang beragam seperti coklat, kuning, dan hitam. Salah satu karakteristik dari madu hutan adalah mengeluarkan gas (jika anda datang ke stand pameran kami, harap dimaklumi jika terdengar suara letupan kecil dari botol madu produk kami).Dari segi aroma, madu hutan mempunyai aroma yang lebih menyengat/ kuat daripada madu ternak, dimana aroma yang menyengat ini menandakan asal bunga yang dihisap oleh Lebah.

Apakah anda menyakini bahwa semua madu berasa manis???? Mungkin sebagian besar dari anda yakin dengan hal tersebut. Namun pada madu-madu yang berasal dari produk kami, terdapat salah satu madu jenis langka yang rasanya pahit. Dimana madu jenis ini sangat mujarab untuk menjaga stamina, mengurangi nafsu makan (cocok untuk diet), penderita stroke, menormalkan gula darah (diabetes), asam urat, jantung, dan ginjal.