Madu Hutan Liar Jadi Madu Pilihan untuk Souvenir Madu Bank MANDIRI

Madu Hutan Liar (Kamper, Leting & Pelawan) Menjadi Madu Terbaik pilihan untuk jadi Souvenir Madu untuk 1000 Customer Pilihan Bank Mandiri.

Seperti tertulis di dalam Souvenir Madu Bank Mandiri.

MANDIRI UNTUK INDONESIA

Indonesia Zamrud Khatulistiwa, menyimpan keelokan alam dan budaya yang tak terhingga nilainya. Dari Sabang sampai merauke; dari wastra, adirasa, hingga mutu manikam. Pusaka bangsa milik bersama, kita jaga selamanya.

MADU HUTAN INDONESIA

Hutan Indonesia merupakan denyut nadi Alam Indonesia. Alam yang kaya raya, merupakan rumah yang nyaman bagi lebahlebah untuk bersarang di dalamnya. Sarang lebah yang penuh dengan madu memiliki beragam khasiat bagi manusia.

Dengan Bangga, Bank Mandiri mempersembahkan Madu Bunga Pohon Leting, Bunga Pohon Pelawan dan Bunga Pohon Kamper Hutan Sumatra dari Alam Indonesia.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Madu Hutan Liar obat Alami untuk anak Yatim di Panti Yatim Indonesia

Cerita ini bukan untuk promosi juga testimoni, tapi mengajak anda untuk yang mau bersedekah Madu Hutan Liar untuk menjaga stamina & kesehatan para anak anak Yatim di Panti Anak Yatim Indonesia… Baca sampai habis ya!

Sore hari ketika saya ke outlet Coklat Mentari untuk mengambil setoran uang penjualan Madu dimana Outlet Coklat Mentari (www.CoklatMentari.com) selain majang Coklat souvenir juga ada Madu Hutan Liar karena saya juga sebagai agen reseller dan juga mengkonsumsi Madu Hutan tersebut.

“Ini uang penjualan Madu, tadi ada yang beli 14 Botol Madu Kamper” Kata Mas Khotam yang jaga outlet. “Hahh banyak amat sekali ambil sampe 14 Botol” ujar ku? Biasanya yang beli paling banyak 2-3 Botol karena memang Ada 4 Jenis yang berbeda Khasiatnya.
“Iya, itu juga sudah ke 3 kalinya. Katanya sih dari Panti Anak Yatim Indonesia. Namanya pak Subana dia baru ambil 3 botol Madu Kamper, kurang 11 Botol lagi karena stoknya habis baru di beli orang dan juga dikirim kemarin… Besok dia mau ambil lagi sisanya kalau sudah ada stoknya” ujar mas Khotam.”

Besoknya saya sudah mengambil kekurangan Madunya dan juga untuk Stok di outlet.
Kebetulan Siangnya Pak Subana datang sendiri mengambil kekurangan Madu yang di belinya kemarin. Pas saya dating ke outlet Pak Subana lagi menghitung botol madu yang mau diambil.
“Assalamualaikum” ucap salam dariku. “Waalaikumsalam” jawab dari Pak Subana.
Akhirnya kami berkenalan, ternyata pak Subana adalah Pengurus Panti Anak Yatim Indonesia yang berada di Kebayoran. Dia yang mendistribusikan Madu Madu tersebut ke 3 Tempat di Jakarta dan Bekasi yaitu di Kebayoran ada sekitar 12 Anak, Tebet sekitar 24 Anak dan Bekasi ada 22 anak. Sudah ke ke 3 kalinya dia membeli madu dan langsung mendistribusikan ke 3 tempat tersebut masing masing kurang lebih 4 Botol setiap Bulan atau pas ada Donatur yang memberikan Bantuan langsung di belikan kembali.

Saya sempat menanyakan alasan pak Subana selalu membeli Madu Hutan Liar padahal kalau dibilang harganya lebih mahal dari Madu Lainnya untuk Madu Kamper yang sering di beli saja harganya 50 ribu/250 gr. Rupanya beliau memberikan ke anak anak agar kesehatan mereka terjamin dengan mengkonsumsi Madu Alami tanpa campuran. Sebelumnya beliau membeli madu jenis lain tapi kurang khasiatnya. Pernah katanya Hampir semua anak yang di bekasi pada sakit sampai ada yang masuk rumah sakit. Tapi pas di kasih Madu Jenis Rempodong (Penurun Panas) alhamdulillah mereka pada sehat. Dari situlah kenapa mereka selalu di berikan Madu Asli untuk menjaga stamina dan kesehatan mereka. Bukankah di Al-Quran pun ada ayat yang berbunyi

Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (QS. An Nahl : 69).

Subhanallah, saya sampai terkesima mendengar cerita dari Pak Subana tsb, 58 anak anak mereka (belum termasuk di Bogor )di beri konsumsi Madu alami agar stamina mereka terjaga dan Sehat agar kegiatan belajar mereka tidak terganggu apalagi kalau sampai masuk rumah sakit cukup banyak biaya yang di keluarkan oleh pihak yayasan. Dari pada mengeluarkan biaya obat dan rumah sakit lebih baik mengkonsumsi obat alami yang tanpa efek samping. Pas pulang saya menitipkan Bonus Madu untuk pak Subana buat tambahan ke anak anak. Insyaallah Bulan depan pun setiap pembeliannya saya beri bonus tambahan nya pak.

Dari cerita diatas saya mau mengajak teman teman yang mau bersedekah Madu buat Anak anak dari Panti Yatim Indonesia ini .Bisa langsung korespondensi dengan Pengurus Yayasan bias kontak langsung di Subana: 021.7221663 (Kebayoran). Dapat juga melihat webnya di http://PantiYatim.or.id/.

Atau yang mau menjadi Donatur untuk Sedekah Madu melalui Saya bisa langsung saya salurkan langsung Pembelian Madu Hutan Liarnya dan Insyaallah akan di serahkan ke pengurus Panti Yatim Indonesia di Jakarta.

Kontak saya di :@IsmedIsmail (TDA Bekasi) / @IMEDpreneur
Phone: 0815-8100398
Pin: 274CA288

No.Rek:
- BCA Pondok Lestari Jakarta 3191221638 a/n ISMED
- BNI Tebet 0190625717 a/n ISMED
- BRI Kanca Rasuna Said Jakarta 0378-01-004073-50-3
- Mandiri KCP Ged. Tira Jakarta 124-00-0494719-9 a/n ISMED:


OUTLET COKLAT MENTARI : Jl. Pemuda, Ruko No.1B RT.02/14 (Seberang Mesjid Al-Mabroor) KRANJI – BEKASI BARAT 17135
www.CoklatMentari.com | @CoklatMentari

@MaduHutanLiar
FB: http://www.facebook.com/maduhutanliar
Web: www.MaduHutanLiar.PantiYatimIndonesia2

Pak SubanaYayasan Panti Yatim Indonesia - Cab. Bekasi

Posted in Testimoni | Leave a comment

Testimoni Prof Dr Veithzal Rivai | Madu Mengsirak Obat Hepatitis

Berikut Testimoni Madu Mengsirak/Leting sebagai Obat Penyakit HEPATITIS

Prof Dr H Veithzal Rivai, SE, MM, MBA

Biografi:
Mantan Ketua MES (Masyarakat Ekonomi Syariah), Business Consulting Management, Dosen, Penulis buku, Pegiat Ekonomi Islam
Jl. Mandar XVIII DF2 No. 8 Sektor 3 A Bintaro Jaya Tangerang Selatan Banten


Dalam Text Tulisan Tangannya:

Subhanallah, setelah saya sekeluarga meminum Madu Hutan Liar karya Pak Suhada daya tahan dan kondisi kesehatan semakin prima diusia saya yang ke 62 tahun ini. Demikian pula Istri saya yang telah lama menderita Penyakit Hepatitis C berangsur pulih.

Tak salah jika saya menganjurkan untuk mengunakan Madu Hutan Liar ini yang manfaatnya luarbiasa untuk berbagai penyakit sesuai jenis madunya.

Semoga Usaha ini dikelola dengan baik , dengan amanah. Insyaallah dengan doa orang yang telah memperoleh manfaat menjadikan usaha ini semakin berkembang.

Insyaallah.

Jakarta 07-08-2010

Prof Dr Veithzal Rivai

Posted in Testimoni | Leave a comment

Testimoni Slamet Raharjo | Madu Pahit Pelawan Musuh Penyakit

Ke mana pun pergi Slamet Raharjo Djarot mengenakan syal pada tiga tahun silam. Ia merasa kerongkongan serak dan kering.  Aktor senior peraih Piala Citra itu juga menghadapi masalah lain, yakni sesak napas, mudah lelah, insomnia atau sulit tidur pada malam hari, dan mudah mengantuk pada siang hari. Namun, sejak rutin mengonsumsi madu pelawan ia bagai sekali merengkuh dayung, maka 4 pulau terlampaui, 4 masalah pun teratasi.
Pria 62 tahun itu ajek mengonsumsi sesendok makan madu tiga kali sehari. Sejak itulah kondisi tubuhnya kian membaik. Serak di kerongkongan hilang sehingga mafela atau syal pun ia tanggalkan. Jauh sebelum rutin menikmati madu pelawan, artis kelahiran Serang, Provinsi Banten, 21 Januari 1949 itu penikmat madu (nonpelawan). Namun, madu itu terlampau manis sehingga ia beralih mengonsumsi madu pelawan.
Kini untuk menjaga kebugaran, ia menerapkan pola hidup sehat, antara lain mengurangi konsumsi gula dan daging. Selain rutin mengonsumsi madu pelawan, ia  juga menikmati beragam herbal seperti kunyit. Hasil pencitraan resonansi magnetik (MRI magnetic resonance imaging) pada 25 Februari 2011,  menunjukkan seluruh organ tubuhnya normal dan dalam kondisi bagus.

ANTIBAKTERI
Dokter dan herbalis di Jakarta, dr Hafuan Lutfie, mengatakan kerongkongan serak dan kering, serta sesak napas seperti dialami Slamet Rahardjo Djarot dapat terjadi akibat bakteri atau alergi. Serangan bakteri jika tubuh merasa demam; alergi tanpa demam. “Tenggorokan kering dan serak akibat lendir tak mampu keluar dari kelenjar di leher atau kerongkongan,” kata dr Prapti Utami di Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Lutfie dan Prapti mengatakan bahwa madu secara umum mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena nutrisi madu paling lengkap. Madu berkadar gula tinggi, 80 – 90%. Yang istimewa kadar gula terbanyak hingga 70% berupa gula sederhana, yakni fruktosa. Jenis gula lain dalam madu adalah glukosa dan sukrosa. Konsumsi gula sederhana menyebabkan tubuh memperoleh energi lebih cepat daripada mengonsumsi karbohidrat kompleks yang terdapat dalam nasi dan roti.
“Madu bersifat seperti antibiotik, tetapi merupakan antibiotik alami yang aman karena tidak menimbulkan efek samping,” kata Hafuan. Dengan kelebihan itu – meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan antibakteri – Hafuan memberikan madu kepada anaknya sendiri meski berusia kurang dari 2 tahun.  “Untuk anak-anak di bawah dua tahun, turunkan konsentrasi, larutkan 1 sendok madu dalam 125 cc air,” kata Hafuan. Selama ini pemberian madu untuk anak-anak masih pro-kontra.
Ahli lebah dari Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, Prof Dr Mappatoba Sila, mengatakan madu berkhasiat antibakteri. Sebab, pangan purba itu mengandung hidrogen peroksida yang merupakan hasil samping reaksi oksidasi glukosa. Hasil oksidasi itu adalah asam glukonat. Hidrogen peroksida memicu membran sel bakteri pecah dan mengakibatkan bakteri mati. Mappatoba mengatakan khasiat antibakteri itu juga karena madu bersifat higroskopis alias menyerap air. Ketika air dalam sel bakteri terserap,  maka tidak ada bakteri mampu bertahan hidup tanpa air dalam selnya. “Inhibitor paling kuat adalah madu,” kata doktor alumnus University of the Philippines Los Banos itu. Mekanisme penyerapan air tampak ketika penyembuhan luka. Penderita yang mengoleskan madu di atas luka menyebabkan proses pengeringan lebih cepat. Madu juga memiliki tekanan osmosis tinggi. Dampaknya sel bakteri pun kekurangan air sehingga pada akhirnya mati. Tekanan osmosis sekaligus menarik serum darah dari tubuh menuju luka. Itu yang menyebabkan luka cepat sembuh.

LANGKA
Madu pelawan berasal dari pohon pelawan Tristania sp yang banyak tumbuh di Provinsi Bangka-Belitung. Di provinsi penghasil timah terdapat beberapa spesies pohon anggota famili Myrtaceae itu antara lain pelawan kiring Tristania obovata, pelawan merah T. mainganyi, dan kayu mulu T. sumatrana. Pohon-pohon pelawan tinggi menjulang, 20 – 80 meter. Lebah hutan mengisap nektar bunga pohon kerabat jambu biji itu.
Menurut ahli Biologi di Bogor, Provinsi Jawa Barat, Gregori Garnadi Hambali, lebah hutan sebetulnya mengambil nektar bermacam-macam bunga. Artinya dalam larutan madu, terdapat campuran nektar beragam bunga. Namun, “Lebah punya kecenderungan untuk menyukai nektar bunga tertentu,” kata periset lebah di Pusat Penelitian Hutan, Kuntadi. Namun, karena nektar pelawan sangat dominan, maka masyarakat menyebutnya madu pelawan. Dosen Analisis Kimia Instrumental di Akademi Kimia Analis, Bogor, Jawa Barat, Noviar Jafar, mengatakan madu pelawan yang pahit karena kandungan alkaloid di dalamnya.
“Alkaloid merupakan bahan obat yang berfungsi sebagai antiinfeksi,” kata Jafar. Oleh karena itu orang yang memiliki sakit berkaitan dengan infeksi, sangat baik mengonsumsi madu pelawan. Sayangnya, setahun terakhir produksi madu pelawan anjlok karena faktor cuaca. “Bunga yang mulai mengelopak atau merekah terkena hujan akhirnya rontok,” kata pengumpul madu pelawan di Bangka, Suhada.Meski demikian lebah tetap mengejar bunga yang berguguran untuk mengambil nektar, meski tidak sebanyak yang masih di pohon. Suhada mengumpulkan 5 – 6 kg madu pelawan per bulan. Ketika panen raya, volume meningkat hingga 1 – 2 ton per tahun. Panen raya berlangsung setiap 4 – 6 tahun sekali. Sebetulnya madu pelawan bukan satu-satunya madu yang pahit. Menurut Mappatoba, madu pulai juga pahit. Masyarakat percaya madu pulai juga menyembuhkan beragam penyakit. Oleh karena itu, pahit jangan segera dimuntahkan karena berkhasiat obat.
(Sardi Duryatmo/Peliput: Endah Kurnia Wirawati)
Sumber: Majalah Trubus Online

Posted in Testimoni | Leave a comment

IPTEK VOICE : Madu Pahit Pelawan

Source: http://www.ristek.go.id/?module=News%20News&id=6160

Madu merupakan cairan yang keluar dari perut lebah yang mengandung sari pati makanan, dimana saripati makanan tersebut berasal dari bunga.Dalam Al Quran telah disebutkan tentang perihal lebah dan madu, diantaranya :Allah SWT telah berfirman :“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada Lebah : Buatlah sarang-sarang di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia” (QS An-Nahl [16] : 68).“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan” (QS An-Nahl [16] : 69).Madu hutan liar adalah merupakan cairan madu yang di peroleh pemburu madu di hutan belantara secara langsung pada gerombolan Lebah liar.Madu hutan liar merupakan madu bersifat Alamiah, dalam arti terbebas dari pengaruh pupuk, pestisida dan polusi. Madu ini sangat aman untuk di konsumsi sebagai supelemen dengan kandungan Multi mineral, multi vitamin berfaedah menjaga kesehatan dan teraphi paling mendasar berbagai macam jenis penyakit. Madu hutan ini sangat banyak jenis aromanya, beraneka ragam warnanya, beraneka macam rasanya.Sebagai contoh Madu Pahit Pelawan yang memiliki rasa pahit dan aroma kuat pohon Pelawan, atau Madu Rempodong yang berasal dari Bunga Rempodong.

Hal ini Dra Badariah.MAP penemu  Madu Pahit Pelawan  akan mengulas dalam siaran IPTEK VOICE , Rabu 9 Juni 2010, pukul 08.30 – 09.00WIB .

Dra. Badriah.MAP  menjelaskan bahwa kalau kita bicara madu pahit banyak seperti madu Kopi yang rasanya juga pahit, Tetapi Madu Pahit Pelawan mempunyai khas tersendiri karena ini berasal dari pohon Pelawan yang hanya terdapat di hutan-hutan tertentu di Indonesia dan ini langka karena pohon ini pun tidak ada di pulau Jawa , di pulau Kalimantan ada pohon Pelawan tetapi tidak ada madunya, oleh sebab itu madu pelawan ini hanya berasal dari pohon pelawan yang berada di sumatera. Madu ini kareana berasal dari lebah yang menghisab dari sari bunga pelawan maka madunya pun disebut madu pahit pelawan.

Badariah menceritakan bahwa madu dari pohon pelawan ini ditemukan sekitar 21 tahun yang lalu, rasanya unik pahit dan tidak lengket di tenggorokan aromanya menyengat seperti aroma bunganya dari jarak 5- 10 meter aroma madu Pelawan ini akan tercium. Khasiat dari madu pahit pelawan ini bisa memulihkan otot yang tidak berfungsi, otot lelah capek, keseleo , otot vitalitas, rematik asam urat, dsb. Sedangan untuk diet madu ini harus di minum sebelum makan karena madu ini akan mendorong otot-otot untuk bekerja sehingga terjadi pembakaran yang menghasilkan keringat  dengan demikian nafsu makanpun berkurang.

Madu ini pernah di bawa ke laboratorium untuk diteliti namun tidak tembus karena madu ini mengandung koloid dan sedikit bahan obat bukan mengandung Nutrisi seperti diberitakan orang yang menjual madu secara rekayasa. Koloid itu suatu bahan obat yang dapat menyembuhkan penyakit sperti di jelaskan dalam firman Allah dalam surat An Nahl 69 bahwa dari perut lebah itu keluar cairan madu yang beraneka ragam warna,aroma,rasa yang didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan.

Sahabat Iptek…simak terus IPTEK VOICE Senin s/d Jumat  pukul 08.30-09.00 WIB di RRI Pro 4 ,92.8 FM.  IPTEK VOICE “The Sound of Science”. (ali/AD-PKIPT)

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Madu Pahit Pelawan (Madu Langka)

MADU HUTAN LIAR jenis madu PELAWAN adalah merupakan salah satu jenis (nama) madu yang diperoleh lebah liar yang hidup di hutan belantara (menghisap) bakal kuncup bunga bunga pohon pelawan (pohon langka) yang bermekaran di alam hutan belantara, tidak ada rekayasa atau campur tangan manusia.

Madu jenis ini Madu Pelawan ini sangat langka dan menjadikan madu ini merupakan madu spesial, karena khasiat dan cita rasa madu pelawan ini terasa lebih exsotis(rasanya pahit) jika dibanding madu hutan jenis lain.

Reaksi yang ditimbulkan setelah rutin minum madu pelawan ini maka nafas, aliran darah dan otot terasa sangat hangat, memperingan kerja nafas, kerja jantung dan juga ginjal. Terasa aliran energi tambahan yang luar biasa kuatnya pada tubuh. kemudian mengarah pada pusat kekuatan dibawah pusar lalu juga ke otot zakar yang juga akan mengeras dan tegang. Tidak peduli kepada gangguan Diabetes atau syahwat lama tidak berfungsi.

Mengkonsumsi Rutin madu pelawan maka dapat mengurangi nafsu makan (diet) secara alami, tetapi tidak lemah dan lesu bahkan bergairah untuk melakukan aktivitas atau kerja tanpa terasa capek. Tidur jadi berkualitas. Orang yan gmaniak kerja sangat membutuhkan madu pelawan ini termasuk para penderita gangguan syahwat, over wight, penderita stroke, asam urat, reumatik, jantung serta ginjal.

Posted in Tentang Madu | 4 Comments

Ciri-Ciri Madu Alami dan Asli

Cari-ciri Madu Alami & Asli:

Aroma, Setiap madu berasal dari bunga yang beraneka jenis. Lebah hanya merupakan medium (tempat) proses pembentukan madu. Maka, secara alamiah madu harus memiliki kesamaan dasar dari jenis bunga. Selama madu tidak dicampur bahan lain dan selama tempat penyimpanan, maka madu akan menimbulkan reaksi aroma yang harum dari bunga tempat asalmula cairan tersebut diambil Lebah. Seperti madu Pahit Pelawan yang berasal dari Bunga Pelawan atau madu Kamper yang mempunyai aroma bunga pohon Kamper.Maka dari itu, jika anda ingin membeli madu alami maka cium terlebih dahulu produk madu yang anda beli tersebut, apakah terdapat aroma yang khas dari suatu bunga atau tidak ?

Tidak membeku di Freezer, Madu yang baik, tidak selalu kental. Madu yang diperoleh dari hutan umumnya encer seperti susu (Ilustrasinya jika anda melihat susu yang diperas dari Sapi/ Kambing, maka bentuk alamiahnya tidak kental). Madu yang alami dan asli, jika dimasukkan dalam freezer (kulkas/ lemari es) selama 3 x 24 jam tidak akan beku/ tidak mengkristal keras. Jika anda menemukan madu yang membeku (membentuk kristal keras) jika dimasukkan dalam Freezer, maka dapat dipastikan dalam madu tersebut terdapat kandungan air (dimana air ini umumnya digunakan sebagai pelarut gula pasir/ gula jawa/ gula aren sebagai penambah rasa manis bagi madu yang tidak asli).

Tidak basi, Selama masih tidak dicampur cairan gula, cuka, sirop maka madu tersebut tidak akan basi. Madu yang alami dan asli dapat disimpan selama berbulan-bulan bahkan tahunan. Sehingga jika anda ingin memilih stock makanan yang dapat disimpan dalam jangka waktu lama, maka pilihlan madu sebagai salah satu alternatifnya.

Kandungan Madu, Menurut ahli gizi, kandungan madu terdiri dari Glukosa, Protein, dan Mineral (seperti zat besi, tembaga, kalsium, Kalium, natrium, magnesium, dan phosfor). Dimana semuanya tersbeut merupakan zat-zat esensial bagi tubuh. Sebagai contoh glukosa yang merupakan sumber kalori / energi bagi tubuh.

Khasiat, Madu hutan liar akan memberikan khasiat yang lebih baik daripada madu ternakan. Dari segi harga memang madu hutan lebih mahal, namun dari segi khasiat madu hutan bagi tubuh jauh lebih baik. Sehingga jika anda ingin berinvestasi dalam hal kesehatan tubuh, maka disarankan untuk rutin meminum madu hutan liar yang alami dan asli  dari produk kami ini.

Beberapa rekan artis terkenal di indonesia (penyanyi, pemain film, dan sutradara) dan pejabat telah membuktikan hal ini.Salah satunya adalah Opick, dimana sebagai publik figur beliau harus selalu menjaga staminanya karena sering melakukan perjalanan dakwah, menyanyi, dan melakukan diskusi/ seminar dengan berbagai pihak. Untuk itu beliau perlu menjaga kesehatan tubuh dan salah satunya adalah dengan mengkonsumsi secara rutin produk Madu Langka Suhada – Badariah. Maka jika anda tidak percaya dengan khasiat produk madu langka kami, silahkan anda mencobanya dan mengkonsumsinya secara teratur, maka anda akan merasakan suatu khasiat yang berbeda dari madu langka ini.

Berikut adalah beberapa hasil pengujian madu yang dilakukan oleh Dr. W. G. Sacket terhadap beberapa kuman penyakit (dikuitp dari buku : Pengobatan Madu dan Apel), terbitan CV Pionir Group, Bandung) :

Nama Kuman Waktu Binasa
Typus 48 Jam
Basil Typhoussus A 24 Jam
Typhoussus B 24 Jam
Basil Typhoid 5 Jam
Basil Bronco Pneumonia 4 Jam
Basil Dicentria 10 Jam
Pembengkakan Suporative 4 Jam
Basil 4 Jam 4 Jam
4 Jam 4 Jam

Source: http://ciri-cirimadualamidanasli.blogspot.com/

Posted in Tentang Madu | 7 Comments